Friday, October 18, 2013

Misteri di The Old Spot Hotel

Misteri di The Old Spot Hotel Gadis

Berdiri pada tahun 1836, hotel ini adalah bangunan pertama di kota Gawler, Australia Selatan. Awalnya, bangunan ini adalah perkantoran. Namun, beberapa tahun kemudian mengalami renovasi dan berubah fungsi jadi hotel. Anehnya, setelah renovasi, satu demi satu kejadian mistis bermunculan. Apa yang terjadi di hotel ini, ya?

Menurut kesaksian orang yang menginap di hotel ini, mereka merasakan dengan kuat kehadiran makhluk halus di sana. Kabarnya, sering terdengar suara-suara aneh dan penampakan hantu anak perempuan kecil dan laki-laki dewasa. Bahkan, seorang fotografer profesional bernama Scott Pearson, berhasil menangkap penampakan hantu lewat foto yang diambilnya, pada tahun 1990. Dalam foto tersebut, tertangkap tiga sosok hantu. Hiii...

Scott sendiri mengakui ia merasakan adanya sebuah kekuatan gaib, saat ia menginap di hotel tersebut dalam rangka meliput acara pernikahan. Anehnya lagi, beberapa foto gagal dicetak. Ia pun mengecek kembali negatif filmnya dan menemukan penampakan hantu dalam salah satu negatif film tersebut. Karena nggak yakin, ia membawa negatif film dan berkonsultasi dengan beberapa ahli foto. Hasilnya, mereka pun terkejut dan nggak bisa menjelaskan lebih lanjut keanehan di foto tersebut. Muthia – Foto: www.castleofspirits.com

Faces of Belmez, Wajah Misterius


Apa jadinya jika tiba-tiba muncul wajah misterius di lantai, dinding, atap ataupun perabotan di rumah kita? Sudah pasti bakalan bikin kita merinding karena seram. Nah, hal aneh ini benar-benar dialami oleh seorang wanita asal Spanyol bernama Maria Gomez Pereira. Parahnya, wajah seram ini nggak mau hilang meskipun sudah berkali-kali dihapus.

Wajah ini pertama kali muncul pada bulan Agustus 1971 di lantai keramik dapur Maria. Garis-garis wajah manusia ini begitu jelas sehingga membuat Maria ketakutan dan akhirnya memutuskan membongkar lantai dapurnya itu. Tapi, seminggu setelah lantai baru dipasang, wajah tersebut muncul lagi di tempat yang sama. Yang lebih seramnya lagi, wajah ini sering berubah-ubah ekspresinya sesuai dengan mood Maria di hari itu.

Lantai tersebut pun kembali diganti oleh Maria, tapi bukannya menghilang, wajah yang muncul tambah banyak. Bahkan ada yang memiliki anggota badan lengkap. Karena merasa takut, setahun kemudian Maria menjual rumahnya ke pemerintah setempat. Sejak saat itu, banyak orang dari seluruh dunia datang untuk menyaksikan penampakan wajah-wajah ini.

Para peneliti dan paranormal pun berusaha memecahkan misteri ini. Bukannya terpecahkan, mereka malah menemukan sesuatu yang menyeramkan. Ternyata wajah-wajah ini saling berkomunikasi satu sama lain. Ini terbukti dengan adanya suara-suara lirih ketika paranormal mencoba merekam sekitar rumah dengan kamera. Karena rumah ini terletak di daerah Belmez, Spanyol, maka orang-orang pun menamakan wajah-wajah ini Faces of Belmez. Legita – Foto: www.occult-underground.com, www.unexplained-mysteries.com

Misteri Loch Ness

Misteri Loch Ness Gadis


Kisah monster Loch Ness adalah legenda kuno yang sudah sangat terkenal di perairan Danau Loch Ness di wilayah utara Inggris. Selama berabad-abad berbagai laporan tentang penampakan Loch Ness ini sudah ada, bahkan beberapa orang mengaku pernah melihat wujud monster ini di permukaan danau. Seperti apa penampakannya?
Sebenarnya Loch Ness adalah nama sebuah danau besar yang ada di dataran tinggi Skotlandia yang berada 37 km, sebelah barat daya kota Inverness, Skotlandia. Warga menyebutnya sebagai Danau Ness, tempat tinggal monster Nessie. Menurut pengakuan dari beberapa warga dan orang yang mengunjungi danau ini, mereka pernah melihat wujud makhluk Nessie muncul di permukaan danau. Beratnya sekitar 1.250 kg serta panjang badan sekitar 4,57 meter, dengan leher panjang dan kecil.

Beberapa kesaksian tentang makhluk ini masih menjadi misteri. Disebut-sebut, monster Nessie ini masih keluarga dengan dinosaurus berjenis plesiosaurus yang masih hidup. Karena memang, bentuknya yang menyerupai dinosaurus. Tapi sampai sekarang belum terbukti keberadaan makhluk Nessie ini. Bahkan beberapa ekspedisi yang dilakukan oleh BBC (British Broadcasting Corporation) di tahun 1967-2000, di sekitar perairan Danau Loch Ness nggak ada satupun yang membenarkan keberadaan makhluk ini. Dewianataria – Foto: SIPA Press

Misteri di Rumah Winchester

Misteri di Rumah Winchester Gadis


Sebuah rumah ternyata bisa menghilangkan nyawa seseorang. Percaya atau nggak hal ini terjadi di California, Amerika Serikat. Rumah keluarga pengusaha bernama Winchester dianggap terkutuk karena perbuatan para penghuninya. Bahkan sebelum wafat, keluarga tersebut mengalami sejumlah siksaan.

Winchester Mystery House dibangun oleh seorang janda bernama Sarah Winchester. Suaminya, Wirt Winchester adalah pemilik perusahaan mesiu alias senjata terkemuka di Amerika Serikat. Selama hidupnya, janda Winchester ini nggak pernah bahagia. Anak perempuan kesayangannya, Annie, meninggal saat masih kecil. Beberapa tahun sejak kematian Annie, suaminya pun meninggal dunia  karena TBC. Kejadian buruk datang silih berganti ke keluarga kaya tersebut sehingga banyak yang percaya kalau mereka telah dikutuk.

Karena merasa sedih akan hidupnya, Sarah pun percaya anggapan tersebut. Ia lalu berkunjung ke paranormal untuk mengubah nasib. Menurut paranormal, keluarga Winchester telah dikutuk oleh roh-roh yang pernah dibunuh oleh senjata buatan suaminya saat perang. Hanya ada satu cara menghilangkan kutukan tersebut. Sarah harus membangun rumah untuk keluarganya dan roh-roh yang mendendam tersebut. Namun. pembangunan harus dilakukan terus-menerus. Bila Sarah berhenti membangun rumah ini, kematian akan menghampirinya.

Sarah pun segera menyewa kontraktor bangunan yang bekerja siang dan malam selama 365 hari. Ia memberi gambaran kasar bangunan yang akan dibuat. Setelah selesai, Sarah lalu mengubahnya lagi. Mengganti sejumlah jendela dan pintu setiap hari. Sampai akhirnya, Winchester House memiliki 160 kamar tidur, 13 kamar mandi, 47 perapian, 6 dapur, dan banyak ruangan lainnya. Belum lagi, ada labirin yang membingungkan ada di dalamnya. Konon, Sarah juga memiliki ruangan khusus untuk berkomunikasi dengan arwah. Ia juga tertarik dengan angka 13. Makanya ia memasangan pintu, jendela, kubah, dan rumah kaca berjumlah 13.

Pada suatu hari, pembangunan Rumah Winchester sempat berhenti. Sehari kemudian gempa besar merubuhkan sejumlah bagian rumah. Untungnya, Sarah nggak tewas saat bangunan mulai runtuh. Ia justru tewas pada 22 September 1922 dalam tidurnya, setelah sesi pemanggilan arwah. Hingga saat ini, banyak orang yang masih melihat aktivitas roh-roh Winchester House. Misalnya, suara ketukan yang semakin lama semakin keras. Sakinga seramnya, rumah ini pun dijadikan kawasan wisata horor di Amerika.Ayu – Foto: www.altereddimensions.net

Louis Braille

Louis Braille Gadis


Berkat penemuannya, banyak orang khususnya para tunanetra bisa membaca dan menulis. Mereka bisa menyejajarkan kemampuan dengan orang yang normal bahkan memberdayakan dirinya. Nggak heran jika penemuan huruf Braille diadaptasi ke semua bahasa tulis di dunia.

Louis Braille lahir di Coupvrav, sebuah kota kecil dekat Paris, Perancis. Louis kecil hidup sederhana di rumah orang tuanya. Ayahnya adalah seorang pembuat sepatu dan perlengkapan kulit. Di usia 4 tahun, secara nggak sengaja mata Louis terluka saat memainkan Jara, alat untuk melubangi kulit. Infeksi ini menjalar ke sebelah mata lainnya dan menyebabkan kebutaan total pada kedua matanya.

Hebatnya, Louise bisa membuktikan kemampuannya di bidang akademis dan diijinkan untuk mengikuti pelajaran bersama teman-temannya yang memiliki penglihatan normal. Meski, Louis nggak bisa membaca dan menulis dan hanya mengandalkan indra pendengarannya saja.

Di usia 10 tahun, Louis mendapat beasiswa di Royal Institution for Blind Youth di Paris, sebuah lembaga untuk anak-anak tunanetra. Ia banyak menghabiskan waktu untuk belajar membaca huruf berukuran besar yang dicetak timbul di atas kertas. Louis membutuhkan waktu lama untuk membaca buku tersebut.

Untungnya, di tahun 1821, seorang kapten angkatan bersenjata, Charles Barbier, berkunjung ke sekolah Louis. Dalam presentasi sang Kapten, ia mengenalkan sebuah kode bernama ‘night writing’ sebuah sistem komunikasi yang bisa dilakukan tanpa bicara atau menggunakan cahaya untuk membacanya. Kode ini terdiri dari 12 titik timbul yang dapat dirasakan oleh ujung-ujung jari tangan. Louis yang saat itu masih berumur 12 tahun tertarik dengan kode tersebut dan mencoba menyederhanakannya dengan berbagai eksperimen selama tiga tahun. Di usia 15 tahun, ia berhasil membuat sistem kode yang kemudian dinamakan huruf Braille.

Tahun 1829, Louis Braille kemudian menerbitkan Method of Writing Words, Music and Plain Song by Means of Dots, for Use by the Blind and Arranged by Them yaitu buku Braille pertama yang bisa dibaca dengan alat mirip pulpen tanpa tinta. Penemuannya ini sangatlah membantu para tunanetra di seluruh dunia. Louis Braille meninggal dunia di usia 43 tahun pada 6 Januari 1852 karena penyakit TBC. Dewianataria – FOTO: SIPA Press

Misteri Danau Tolire

Misteri Danau Tolire Gadis


Kalau berkunjung ke Ternate, Maluku Utara, sempatkan datang ke salah satu titik wisata di sana, yuk. Namanya Danau Tolire. Tempatnya yang sejuk dan terlihat hijau bisa dijadikan tempat melepas penat. Tapi, selain menyimpan keindahan yang menyegarkan mata, tempat wisata yang ada di kaki Gunung Gamalama ini juga punya beragam legenda yang bikin bulu kuduk kita berdiri, lho.
Konon, di dasar Danau Tolire ini terdapat harta karun Kesultanan Ternate saat Portugis menjajah pada abad ke-15. Mereka berpikir, daripada hartanya jatuh ke tangan penjajah, lebih baik diceburkan ke danau. Meskipun demikian, nggak ada satu orang pun yang berani buat mencari tahu ke dasar danau tersebut. Selain memang kedalaman danaunya nggak diketahui sampai sekarang, penduduk juga takut dengan siluman buaya putih yang kabarnya, menghuni danau tersebut. Jangankan mengambil harta karun, menangkap ikan pun penduduk nggak berani.

Ada pula legenda yang menyebutkan bahwa Danau Tolire dulunya adalah sebuah desa yang makmur dan sejahtera. Alkisah, di desa tersebut terdapat seorang ayah yang menodai anaknya sendiri. Desa tersebut kemudian dikutuk sehingga tanah tempat mereka berpijak anjlok dan menjadi danau.

Terlepas dari legenda yang menyelimuti, Danau Tolire juga punya keanehan tersendiri, lho. Yaitu, permukaan danaunya nggak bisa disentuh oleh benda-benda yang dilontarkan ke sana. Banyak wisatawan yang penasaran dan mencoba melemparkan batu ke danau tersebut. Tapi sampai saat ini nggak ada satu pun yang mampu menyentuh permukaan danau. Nggak percaya? Buktikan saja sendiri. Lizta - Foto: triptourism.com

Emmy Award, Piala Wanita Bersayap

Emmy Award, Piala Wanita Bersayap Gadis


Kita mungkin mengenal Emmy Award sebagai penghargaan bagi insan pertelevisian di Amerika Serikat. Penghargaan yang pertama kali diadakan tahun 1949 ini sudah berulang kali mengangkat nama besar di bidang televisi dengan berbagai kategori. Seperti kategori News, Sport, Documentary dan Entertainment. Tapi, apakah kita sudah tahu sejarah di balik pembuatan pialanya yang berbentuk wanita bersayap ini.
Nama piala Emmy Award adalah The Emmy Statuette. Piala ini  terbuat dari campuran tembaga, nikel, perak dan emas. Tingginya sekitar tinggi 39 cm dan berat sekitar 3 kg. Piala ini didesain oleh insinyur televisi bernama Louis McManus di tahun 1948. McManus menggunakan istrinya sebagai model dari desain piala berbentuk seorang wanita bersayap yang memegang bola atom. Desain piala ini menyimbolkan tujuan The TV Academy, organisasi pencetus penghargaan ini untuk mendukung dan mengangkat seni dan ilmu pengetahuan tentang televisi. Bagian sayap melambangkan inspirasi seni dan atom melambangkan ilmu pengetahuan.

Selain selalu bersayap dan megang atom, trademark lain dari piala ini adalah sang wanita bersayap selalu menghadap ke arah kiri. Tiap piala memakan waktu pembuatan lebih dari 5 jam. Para pembuatnya menggunakan sarung tangan untuk menghindari sidik jari menempel pada piala. Setiap tahunnya, perusahaan R.S. Owens yang bertanggung jawab membuat piala ini, mencetak hingga 400 piala. Meskipun jumlah kategorinya berubah-ubah, stok piala selalu dilebihkan. Apabila lebih, piala tersebut disimpan untuk acara tahun depan. Legita, Muthia – Foto: SIPA Press